Joao Cancelo dicoret dari skuad portugal

Joao Cancelo Dicoret Dari Daftar Pemain Portugal di Piala Dunia 2018

Timnas Portugal sudah merilis skuad finalnya untuk dibawa ke Rusia. Akan tetapi, Joao Cancelo yang merupakan bintang Inter Milan tidak akan memperkuat timnas ini. Selain dia, Pemain Lazio yakni Luis Nani juga dicoret dari daftar pemain Portugal.

Fernando Santos, sang pelatih timnas Portugal sepertinya memilih Cedric Soares dan Ricardo Pereira sebagai pemain bek mereka. Di sisi lain, pemain senior timnas yakni Ricardo Quaresma akan ikut serta dan memperkuat lini serang timnas ini.

Yang paling menarik, Santos justru tetap membawa 2 pemain yang selama musim ini tampil menurun dengan klubnya. Mereka adalah Andre Silva yang hanya mencatatkan 2 gol di Serie A dan Joao Mario, pemain pinjaman di West Ham untuk tampil dengan timnas di Piala Dunia 2018 mendatang.

Hal ini cukup mengejutkan, pasalnya bintang andalan mereka di Euro 2016, Eder tidak mendapat tempat di daftar pemai Portugal. Pemain Barcelona yakni Nelson Semedo dan gelandang Wolverhampton yang bernama Wanderers Ruben Neves juga tak akan ikut berangkat ke Rusia.

Banyak yang tidak mengerti dengan konsep yang akan dilaksanakan Fernando Santos ini, karena banyak pemain tangguh yang tidak diikutsertakan pada perhelatan Piala Dunia 2018 ini.

  • Berikut daftar pemain Portugal di Piala Dunia 2018 yang akan datang

Anthony Lopes, Beto, Rui Patricio; Bruno Alves, Soares, Fonte, Mario Rui, Pepe, Guerreiro, Ricardo Pereira, Ruben Dias; Adrien Silva, Bruno Fernandes, Joao Mario, Moutinho, Manuel Fernandes, William Carvalho; Andre Silva, Bernardo, Ronaldo, Martins, Guedes, Quaresma.

Cristiano Ronaldo, pemain Andalan Portugal di Piala Dunia 2018

Cristiano Ronaldo, Tulang Punggung dan Andalan Portugal di Piala Dunia 2018

Timnas Brasil memiliki Pele dan Argentina memiliki Maradona. Kedua pemain ini memiliki sejarah yang menakjubkan di lapangan bahkan sudah mendapatkan beragam gelar dari klub dan juga kompetisi dunia.

Tak mau kalah, timnas Portugal juga menghadirkan Cristiano Ronaldo sebagai jagoan mereka. Lima kali mendapatkan gelar pemain terbaik dunia, mendapat beragam gelar di klub dalam kompetisi domestik, Liga Champions, hingga Piala Dunia antarklub. Yang paling terbaru adalah trofi Eropa di tahun 2016. Prestasi tersebut menjadikan CR7 layak disebut pemain besar dalam catatan sejarah bola Eropa.

Ronaldo merupakan bintang andalan Portugal. Kapten tim tersebut juga merupakan inspirasi banyak pemain bola. Dia juga memiliki rekor yang sebagai mesin gol terbanyak bersama timnas Portugal dengan catatan 81 gol dari 148 laga. Tapi, catatan hebat Ronaldo akan lebih sempurna jika dia meraih gelar Piala Dunia 2018.

Dengan peluang besar dan kesempurnaan prestasinya, pada Piala Dunia 2018 ini, pemain andalan Real Madrid diyakini akan berupaya keras demi mendapatkan gelar tersebut bersama tim yang dipimpin Fernando Santos tersebut.

Motivasi Ronaldo di Rusia pastinya kian kuat. Maklum, Piala Dunia 2018 ini mungkin akan menjadi kompetisi dunia terakhirnya. Saat ini, pemain dunia ini sudah berumur 33 tahun. Walaupun umurnya sudah tak muda, namun penampilan pemain yang dulu bermain di Santos dan Manchester United tersebut masih begitu mematikan.

Dia tidak pernah tak menciptakan gol. Selama musim 2017-2018, Cristinao Ronaldo sudah membukukan 43 gol di semua kompetisi yang dia jalani. Terdapat 15 gol di Liga Champions Eropa yang membuatnya sebagai salah satu peraih top scorer Liga Champions Eropa.

Pemain andalan Real Madrid ini juga kini bersiap membawa Madrid kembali merebut gelar baru yakni Liga Champions melawan Liverpool. Jika mereka berhasil, dipastikan ini jadi gelar ketiga untuk mereka.

timnas portugal 2018

Rilis Skuad Timnas Portugal di Piala Dunia 2018, Santos Coret 4 Pemain Ini

Daftar pemain timnas Portugal di Piala Dunia 2018 sudah resmi diumumkan pada Jumat (18/5/2018) kemarin. Pelatih mereka, Fernando Santos dipastikan mencoret empat pemain dunia yang sejatinya berperan pada Euro 2016 lalu. Mereka adalah Nani, Andre Gomes, Eder, dan Renato Sanches. Namun, Santos mengikutkan Ruben Dias yang belum pernah tampil bersama timnas.

Eder sendiri merupakan pencetak gol kemenangan untuk timnas Portugal kala bersua dengan Prancis di laga final Piala Eropa 2016 secara mengejutkan didepak Fernando Santos. Begitu juga dengan Andre Gomes yang memang bermain buruk dengan Barcelona. Sanches yang merupakan pemain pinjaman di Swansea City juga tidak punya tempat di timnas.

“Rasanya sanagt berat sebenarnya tidak menyertakan orang yang ikut bersama kami di Piala Eropa. Mereka semua memiliki tugas penting dan memberikan sejarah baru untuk Portugal, namun saya tetap harus memilih,” ucap Santos.

Timnas Portugal masih tetap memainkan kapten dan mesin gol mereka, siapa lagi kalau bukan Cristiano Ronaldo yang menciptakan 81 gol dari 149 laga. Selain itu, para pemain senior lainnya juga ambil peran di Rusia nanti. seperti Joao Moutinho yang sudah mencatatkan 107 caps, Pepe dengan 95 laga internasionalnya, Bruno Alves dan Ricardo Quaresma.

Akan tetapi, Santos juga mengikutkan pemain baru seperti Goncalo Guedes yang jadi andalan Valencia selama musim ini, baru bermain 7 kali dengan Portugal dengan satu gol. Di lini belakang, terdapat Ricardo Pereira serta Mario Rui dan Ruben Dias, pemain yang belum berpengalaman di timnas.

Berikut daftar pemain Timnas Portugal di Piala Dunia 2018

Kiper: Anthony Lopes (Lyon), Beto (Goztepe), Rui Patrício (Sporting Lisbon)

Bek: Bruno Alves (Rangers), Cédric Soares (Southampton), José Fonte (Dalian Yifang), Mário Rui (Nápoles), Pepe (Besiktas), Raphael Guerreiro (Dortmund), Ricardo Pereira (Porto), Rúben Dias (Benfica)

Gelandang: Adrien Silva (Leicester), Bruno Fernandes (Sporting Lisbon), João Mário (West Ham), João Moutinho (Mónaco), Manuel Fernandes (Lokomotiv Moskwa), William Carvalho (Sporting Lisbon)

Penyerang: André Silva (Milan), Bernardo Silva (Manchester City), Cristiano Ronaldo (Real Madrid), Gelson Martins (Sporting), Gonçalo Guedes (Valência), Ricardo Quaresma (Besiktas)

timnas Portugal di piala dunia 2018

Luis Figo Optimis Timnas Portugal Calon Juara Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 kian mendekat, berbagai kalangan mulai siap menyambut kompetisi empat tahunan yang tahun ini akan dilaksanakan di Rusia. Tidak terkecuali, mantan pemain Portugal tahun 1990, yakni Luis Figo.

Pria 45 tahun itu mempunyai harapan besar untuk timnas Portugal kala berlaga di Rusia pada pertengahan tahun ini. Bahkan, lelaki pernah tergabung di Sporting Lisbon, Barcelona, Real Madrid, hingga Milan tersebut berharap jika The Navigators dapat masuk ke babak final Piala Dunia 2018.

“Tiap negara mempunyai harapan dan cita-cita yang ingin dicapai di Piala Dunia, begitu juga dengan Portugal. Kami merupakan tim tangguh dan ingin memperlihatkan kebolehan terbaik kala berada di Negeri Beruang Merah. Saya yakin jika tim Fernando Santos dapat bertahan hingga babak akhir”, tuturnya.

Terdapatnya beragam pemain berkelas, seperti Goncalo Guedes, Luis Nani, Rui Patricio, hingga Bernardo Silva, dan tak ketinggalan Cristiano Ronaldo, merupakan salah satu alasan kenapa Portugal akan begitu kuat.

Ronaldo diyakini akan menjadi tulang punggung timnas ini karena keadaan tangguhnya. Apalagi, pemain Ballon d’Or tahun 2000 itu juga mendapatkan kesuksesan saat Portugal bermain di Piala Eropa 2016 dan Piala Konfederasi 2017.

Di kompetisi awal, The Navigators sukses menjadikan dirinya bintang malam itu, pada kompetisi kedua, Ronaldo dan pemain lainnya mneyudahi aksinya dengan berada di posisi ketiga. Apa yang ditampilkan Portugal selama beberapa tahun ini bersama Ronaldo pastinya sangat mengesankan.

Mereka begitu konsisten melaju ke fase gugur di tiap turnamen dunia. Satu-satunya yang pastinya menjadi catatan buruk adalah Piala Dunia 2014 yang lalu.

Walau begitu, Luis Figo tetap sadar jika ada hambatan besar nantinya di depan mereka, seperti timnas Argentina, timnas Brasil, timnas Jerman, dan timnas Spanyol yang diunggulkan dan lebih difavoritkan sebagai juara Piala Dunia 2018. Tapi, semuanya itu tidak akan menghambat The Navigators untuk menampilkan yang terbaik dengan timnya nanti.

Perotti Argentina Piala Dunia 2018

Perotti Yakin Argentina Bisa Juara Piala Dunia 2018

Penyerang AS Roma, Diego Perotti berharap dipanggil untuk memperkuat Timnas Argentina di Piala Dunia 2018 mendatang. Perotti menyimpan optimisme Tim Tango bisa juara di kompetisi tersebut.

Saat ini, Perotti diprediksi akan menjadi salah satu dari 23 pemain yang akan dibawa oleh Jorge Sampaoli ke Piala Dunia nanti. Oleh karena itu, Perotti ingin menggunakan kesempatan tersebut dan menunjukkan yang terbaik bersama Timnas Argentina.

Diego Perotti memiliki perjalanan karier yang tidak biasa, dengan melakoni debut untuk Tim Tango pada bulan November tahun 2009 silam. Ia bermain selama 69 menit pada tahun 2011, namun tidak pernah dimainkan lagi sampai bulan November 2017.

“Saya ingin mendapatkan kesempatan. Saya harus mengambil keuntungan dari setiap kesempatan dan menit yang diberikan di lapangan untuk memperoleh tempat,” ujar Diego Perotti kepada TyC Sports.

“Saya berjanji bahwa saya akan tetap bermain dengan motivasi penuh. Kami punya tim yang mampu memenangkan Piala Dunia dan saya ingin berada di sana,” lanjutnya.

Perotti sendiri merupakan salah satu pemain terpenting dalam squad AS Roma di musim ini. Pemain berusia 29 tahun tersebut telah mencatatkan 22 pertandingan di ajang Serie A dan telah mencetak lima gol hingga sekarang.

Buffon Piala Dunia 2018

Buffon Prediksikan Argentina Juara Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 akan berlangsung tanpa kehadiran tim nasional Italia. Namun, kiper Timnas Italia, Gianluigi Buffon, punya pandangan tersendiri perihal tim mana yang punya peluang lebih besar menjuarai turnamen sepak bola terakbar sejagat pada tahun ini.

Gianluigi Buffon menjagokan tim nasional Argentina jadi satu di antara tim favorit itu bersama beberapa kontestan lain yang juga merupakan mantan juara dunia, yakni Brasil, Jerman, dan Spanyol.

Bukan tanpa alasan kiper utama Juventus itu secara khusus memilih Argentina. Italia kalah 2 gol tanpa balas dalam pertandingan persahabatan di Stadion Etihad, bulan lalu. Padahal, pada pertandingan itu, Argentina bermain tanpa sang bintang, Lionel Messi.

Buffon membuat sejumlah penyelamatan gemilang pada pertandingan itu walaupun tetap tak bisa menghindarkan Gli Azzurri dari kekalahan. “Kami harus mengakui keunggulan Argentina, permainan mereka sangat cantik,” kata Gianluigi Buffon.

“Pertandingan itu bisa saja imbang, tapi mereka mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik. Italia dalam perbaikan setelah gagal ke Piala Dunia. Itu momen tak biasa dalam sejarah, tapi di era lain, Italia-Argentina bisa jadi bertemu semifinal atau bahkan final Piala Dunia,” tutur kiper Juventus itu.

Kapten tim nasional Italia berusia 40 tahun ini menambahkan Argentina memiliki potensi besar, dengan pemain yang tajam dalam penyerangan dan tangguh dalam pertahanan.

“Argentina adalah salah satu kandidat kuat yang akan memenangkan trofi pada musim panas nanti bersama Brasil, Jerman, dan Spanyol,” ujarnya.

Aguero Piala Dunia 2018

Cedera Lutut, Aguero Terancam Absen Di Piala Dunia 2018

Dokter tim nasional Argentina Humero D’Agustino belum bisa memastikan apakah Sergio Aguero bisa bermain dengan kemampuan terbaiknya di Piala Dunia 2018 Rusia.

Aguero belum lama pulih dari operasi lutut pada Selasa lalu setelah menderita cedera selama lima pekan. Namun, manajer Manchester City, Josep Guardiola sempat menurunkannya ketika Manchester City dikalahkan Manchester United pada 7 April 2018.

Setelah pertandingan melawan Manchester United, Aguero kembali menepi dan harus menjalani operasi lutut. Aguero diprediksi belum 100% pulih hingga Piala Dunia 2018 diselenggarakan pada Juni mendatang.

“Sergio Aguero menjalani proses arthroscopy selama dua bulan sebelum Piala Dunia. Ini sangat mengkhawatirkan. Proses pemulihannya akan memakan waktu setidaknya lima pekan.” kata Humero D’Agustino seperti yang dilansir dari Mirror.

D’Agustino mengungkapkan keraguannya sebab proses pemulihan cedera yang pernah dialami akan memakan waktu yang cukup lama.

Sementara itu dalam akun Twitter, Aguero merasa sangat yakin jika dia bisa segera pulih dari cedera, dan bisa main di Piala DUnia. D’Agustino meyakini jika tidak lama lagi Aguero bisa kembali ke atas lapangan. Namun, dengan tingkat kebugaran yang tidak mencapai 100 persen.

Jika Aguero absen, tim nasional Argentina masih memiliki beberapa stok pemain lain di sektor penyerangan. Selain punya Lionel Messi, dua pemain Serie A Paulo Dybala (Juventus) dan Gonzalo Higuain.

Argentina Piala Dunia 2018

Misi Argentina Raih Juara Dunia Ketiga

Piala Dunia empat tahun (2014) silam, tim nasional Argentina masih mengemban misi meraih gelar juara dunia yang ketiga setelah 1978 dan 1986.

Tim Tango berangkat ke Piala Dunia 2018 Rusia dengan status peringkat tiga kualifikasi zona CONMEBOL (Amerika Selatan).

Kesebelasan Argentina mengunci peringkat ketiga setelah mengalahkan tim nasional Ekuador dengan skor 3 – 1 dalam pertandingan terakhir Zona Amerika Latin yang berlangsung di Stadion Olimpico Atahualpa.

Adalah sang bintang, Lionel Messi yang berhasil mengantarkan Le Albiceleste memperoleh tiket kelolosan ke putaran final Piala Dunia 2018 lewat tiga golnya .

Untuk sampai ke gelar juara dunia, Messi dan rekan-rekannya langsung menghadapi ujian berat di babak fase grup Piala Dunia 2018. Tim Tango harus mengatasi perlawanan dari Kroasia, Nigeria, dan Islandia untuk berebut tiket menuju babak 16 besar.

Dalam Piala Dunia edisi kali ini, tim nasional Argentina bakal diasuh pelatih lokal Jorge Sampaoli. Sampaoli terkenal dengan keahliannya memainkan strategi menekan lawan dengan tempo permainan yang tinggi. Sampaoli sendiri pernah mengantarkan timnas Chile menjuarai Copa Amerika.

Luke Shaw Bertekad Bawa MU Ke Final Liga Europa

Luke Shaw Bertekad Bawa MU Ke Final Liga Europa

Defender Tim Nasional Inggris itu juga mengungkapkan tekadnya untuk memperbaiki performa dan mendapatkan jatah bermain secara reguler bersama skuat Setan Merah. Karena dengan cara itu, Shaw yakin bisa membantau Manchester United melangkah ke Final Liga Europa.

Luke Shaw Bertekad Bawa MU Ke Final Liga Europa

Kendati jarang mendapatkan kepercayaan dari manajer Jose Mourinho untuk bermain di tim utama manchester United, namun bek Luke Shaw tetap bertekad untuk membawa klubnya mencapai babak final kompetisi Liga Europa musim ini dan tentu saja menjadi juara juga.

Sebagaimana diketahui, Manchester United saat ini menempati peringkat ke-5 di klasemne sementara Liga primer Inggris, dimana pada posisi tersebut, mereka terpau empat poin dari zona Liga Champions Eropa, dengan Premier League sendiri yang hanya menyisakan tujuh pertandingan saja.

Secara otomatis hal tersebut berarti bahwa peluang Manchester united untuk memenangkan tiket ke ajang Liga champions Eropa musim depan bakal bergantung pada hasil mereka di ajang Liga Europa, di mana mereka bakal menghadapi Anderlecht, di leg pertama perempat final di Belgia pekan ini.

Terkait hal tersebutlah bek timnas Inggris, Luke Shaw memiliki tekad besar untuk membawa United melangkah ke final Liga europa dan memenangkan kompetisi tersebut.

“Ini adalah kesempatan besar untuk kami menembus final, Saya senang bermain di laga yang akan kami mainkan dan terutama di Liga Europa untuk membantu tim masuk hingga final.”

“Setiap pemain akan saling bersaing saat ini untuk mendapatkan di tim utama, setiap orang bekerja keras di sesi latihan untuk membuat manajer terkesan, karena di sisa musim ini, kami akan dihadapkan dengan banyak laga besar. Final, perempat final, semifinal, laga yang selalu ingin anda mainkan.” tutur Shaw menurut MEN.

Dybala Akan Sangat Cocok Main di Barcelona

Dybala Akan Sangat Cocok Main di Barcelona

Pendapat itu dituturkan oleh salah seorang legenda barcelona, Xavi Hernandez. Dengan talenta yang besar dalam dirinya, menurut Xavi, Dybala tidak hanya bisa bermain bagi Mantan klubnya, tapi juga bagi tim-tim besar Eropa yang lain.

Dybala Akan Sangat Cocok Main di Barcelona

Paulo Dybala, striker muda nan bertalenta asal Argentina sudah menyatakan bahwa masa depannya kemungkinan besar akan berlanjut di Turin bersama Juventus. Namun demikian, mantan pemain Palermo ini dinilai akan cocok jika bermain untuk klub Spanyol, Barcelona.

Memang harus diakui bahwa Penyerang timnas Argentina itu telah berkembang menjadi pemain kunci di Juventus semenjak ditebus seharga 40 juta poundsterling dari Palermo pada musim panas kemarin. Pemain berusia 23 tahun itu langsung ngeklik dengan taktik juventus, mencetak 23 gol dan antarkan klub meraih scudetto serta Piala Coppa Italia.

Sedangkan Sepanjang musim ini, pemain Argentina tersebut telah mencetak 14 gol. Penampilan impresifnya pun kemudian mencuri perhatian klub besar eropa, dan Raksasa Catalan, Barcelona, adalah salah satu peminat berat sang pemain.

Juara bertahan La liga Spanyol tersebut dipercaya akan berusaha mendaratkan Dybala pada bursa transfer musim panas mendatang dengan banderol 90 juta Poundsterling. Mengenai hal ini, legenda barca, Xavi Hernandez, yakin bahwa eks Palermo itu akan cocok jika bermain di mantan klubnya.

“Dybala akan sangat cocok di Barcelona jika Anda melihat para pemain lain yang ada di sana, Dia adalah seorang pemain muda dengan talenta besar, dan saya rasa dia akan cocok bermain di klub manapun. Dia punya bakat bermain di level atas dan masih muda. Jadi, saya yakin dia siap bermain untuk klub sebesar Barcelona.”

“Dia bisa menciptakan perbedaan di Italia dan tidak mudah melakukan hal seperti itu, ketika seorang pemain muda bermain untuk Juventus,” ujar Xavi kepada Marca.